Bandung – STIKes Panti Rapih Yogyakarta Yogyakarta terus memperkuat kualitas layanan akademik dengan mengikuti Rapat Kerja Jaringan Pembelajaran APTIK (JPA) Tahun 2026 yang berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Bandung. Kegiatan yang mempertemukan pengelola perpustakaan perguruan tinggi anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) ini diikuti oleh dua perwakilan STIKes Panti Rapih Yogyakarta , yaitu Fittriya Kristanti, S.Kep., Ns., M.N.Sc., selaku Kepala Bidang Sumber Belajar, dan Isniawati Prayitno, S.I.Pust., pustakawan STIKes Panti Rapih Yogyakarta .
Mengangkat tema “Perpustakaan PT APTIK Menuju Academic Knowledge Hub Berbasis Kolaborasi, Artificial Intelligence (AI), dan Data Driven Services,” rapat kerja ini bertujuan memperkuat sinergi antar perpustakaan anggota APTIK sekaligus meningkatkan kapasitas pustakawan dalam menghadapi transformasi layanan informasi di era digital dan kecerdasan buatan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi strategis mengenai pengembangan perpustakaan modern. Sesi pertama membahas “Mewujudkan Perpustakaan Perguruan Tinggi sebagai Academic Knowledge Hub Berbasis AI”, yang mengulas arah transformasi perpustakaan menjadi pusat pengetahuan akademik berbasis teknologi, kolaborasi, dan analisis data.
Pada sesi kedua, Rikarda Ratih Saptastuti, S.Sos., M.I.Kom. menyampaikan materi “Strategi Mengembangkan Literasi AI untuk Mewujudkan Integritas Akademik.” Materi ini menekankan pentingnya kemampuan sivitas akademika dalam memanfaatkan kecerdasan buatan secara kritis, etis, dan bertanggung jawab guna menjaga kualitas pembelajaran serta integritas ilmiah.
Selanjutnya, Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si., Koordinator Jaringan Pembelajaran APTIK, membawakan sesi ketiga bertema “Dunia Pendidikan Menghadapi Tantangan Moral dan Etika di Era AI.” Dalam paparannya, peserta diajak memahami berbagai implikasi etis penggunaan AI di lingkungan pendidikan tinggi serta pentingnya membangun budaya akademik yang tetap menjunjung nilai kemanusiaan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Selain seminar, peserta juga mengikuti mini workshop yang membahas teknik prompting yang efektif, metode kurasi hasil AI secara objektif, sesi berbagi praktik implementasi AI di perpustakaan masing-masing, hingga library visit ke Perpustakaan Universitas Katolik Parahyangan untuk mempelajari pemanfaatan chatbot dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja Jaringan Pembelajaran APTIK yang membahas evaluasi program tahun sebelumnya, laporan perkembangan perpustakaan anggota, serta penyusunan program kerja JPA APTIK periode 2026–2027 sebagai arah pengembangan jejaring perpustakaan perguruan tinggi Katolik di Indonesia.
Menurut Fittriya Kristanti, S.Kep., Ns., M.N.Sc., keikutsertaan STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam forum ini memberikan banyak wawasan baru mengenai arah pengembangan perpustakaan di era digital.
“Kegiatan ini memberikan perspektif baru bahwa perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat menyediakan koleksi, tetapi berkembang menjadi pusat pengetahuan yang mendukung pembelajaran, penelitian, dan inovasi melalui pemanfaatan Artificial Intelligence secara etis dan bertanggung jawab. Berbagai materi, diskusi, serta praktik baik yang kami peroleh akan menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan layanan perpustakaan STIKes Panti Rapih Yogyakarta agar semakin adaptif terhadap kebutuhan sivitas akademika dan perkembangan teknologi.”
Keikutsertaan Fittriya Kristanti, S.Kep., Ns., M.N.Sc. dan Isniawati Prayitno, S.I.Pust. dalam Rapat Kerja Jaringan Pembelajaran APTIK 2026 menjadi bagian dari komitmen STIKes Panti Rapih Yogyakarta untuk terus meningkatkan mutu layanan sumber belajar, memperkuat transformasi digital perpustakaan, serta menghadirkan ekosistem akademik yang inovatif, kolaboratif, dan selaras dengan perkembangan teknologi informasi. Melalui jejaring APTIK, STIKes Panti Rapih Yogyakarta juga semakin memperluas kolaborasi antarinstitusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

