Yogyakarta—Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menjalin kerja sama dengan STIKes Panti Rapih Yogyakarta melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kampus 2 STIKes Panti Rapih Yogyakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M. dan Ketua STIKes Panti Rapih Yogyakarta Yulia Wardani, MAN. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan sumber daya manusia sekaligus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.
Pada bidang pendidikan, kerja sama diarahkan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi putra-putri Kabupaten Bengkayang menempuh pendidikan tinggi kesehatan di STIKes Panti Rapih Yogyakarta, termasuk melalui dukungan program beasiswa pendidikan.
Selain pendidikan, ruang lingkup kerja sama mencakup kegiatan penelitian yang relevan dengan kebutuhan daerah. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan data, kajian, dan rekomendasi yang dapat mendukung penyusunan program serta kebijakan kesehatan di Kabupaten Bengkayang.
Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dosen dan mahasiswa berpeluang terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, promosi kesehatan, serta pendampingan masyarakat. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkayang.
Dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M.; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang Anita S. Darwis, S.E., M.M.; Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bengkayang Rosalina Nungkat, S.K.M., M.K.M.; Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kabupaten Bengkayang Hengky Irawan, S.K.M., M.M.; serta jajaran tim Pemerintah Kabupaten Bengkayang.
Sementara itu, STIKes Panti Rapih Yogyakarta diwakili oleh jajaran pimpinan, perwakilan dosen, Kepala Unit Pengembangan Kerja Sama Institusi (UPKI), serta mahasiswa asal Kabupaten Bengkayang. Kehadiran mahasiswa tersebut menjadi gambaran nyata hubungan pendidikan yang telah terjalin antara Bengkayang dan STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Kolaborasi dengan perguruan tinggi kesehatan diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menghasilkan penelitian dan kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Institusi berkomitmen mendukung pelaksanaan kerja sama melalui pendidikan kesehatan yang berkualitas, penelitian berbasis kebutuhan daerah, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.
Berbekal pengalaman menyelenggarakan pendidikan kesehatan sejak 1939 serta dukungan jejaring praktik di rumah sakit milik Yayasan Panti Rapih, STIKes Panti Rapih Yogyakarta terus mempersiapkan lulusan yang kompeten dan berkarakter berdasarkan nilai I-CARE, yaitu Integrity, Compassion, Assurance, Respect, dan Embrace Innovation.
Setelah penandatanganan MoU, kedua pihak akan menindaklanjuti kesepakatan melalui perjanjian kerja sama yang mengatur program secara lebih terperinci. Tindak lanjut tersebut meliputi mekanisme beasiswa pendidikan, pelaksanaan penelitian kolaboratif, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sesuai kebutuhan Kabupaten Bengkayang.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi, penerimaan mahasiswa baru, kegiatan akademik, dan berbagai program STIKes Panti Rapih Yogyakarta dapat diperoleh melalui situs resmi stikespantirapih.ac.id. (hms)

