YOGYAKARTA – Kompetensi dosen STIKes Panti Rapih Yogyakarta kembali mendapat kepercayaan dari institusi nasional. Paulus Subiyanto, M.Kep., Sp.KMB., Ph.D., CHt., CI., C.USEFT, dilibatkan sebagai tenaga ahli dalam program penguatan kesehatan mental dan penanganan perilaku adiktif judi online yang diselenggarakan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada 31 Agustus–1 September 2026 di Jakarta Selatan.
Keterlibatan tersebut berawal dari permohonan resmi Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri melalui surat tertanggal 28 Agustus 2026 kepada STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Mabes Polri meminta dukungan tenaga profesional yang memiliki kompetensi dalam bidang Clinical Hypnotherapy dan Emotional Freedom Technique untuk mendukung program penanganan masalah kesehatan mental dan perilaku adiktif pada personel Polri.
Kepercayaan ini menunjukkan bahwa keahlian akademisi STIKes Panti Rapih Yogyakarta tidak hanya berkontribusi dalam dunia pendidikan, tetapi juga relevan untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan mental yang dihadapi institusi dan masyarakat.
Kontribusi Keilmuan dalam Penanganan Adiksi Judi Online
Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Konseling & CAT Bagpsipers Ropsi SSDM Polri, Gedung TNCC Mabes Polri, Paulus Subiyanto berkolaborasi dengan tim profesional dari Yayasan Kesehatan Mental Keluarga dan Klinik Bening Psikologi Yogyakarta.
Sebagai dosen sekaligus praktisi Clinical Hypnotherapy dan Ultimate The Source of Body, Mind, Soul–Emotional Freedom Technique (US-EFT), Paulus turut mendukung pendekatan penanganan yang memperhatikan keterkaitan antara kondisi emosional, kesehatan mental, dan perilaku adiktif.
Permasalahan judi online tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas emosi, hubungan keluarga, kehidupan sosial, hingga produktivitas kerja. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi faktor pemicu, pengelolaan stres, pengendalian impuls, hingga upaya pencegahan kekambuhan.
Pendekatan Clinical Hypnotherapy dan US-EFT dalam kegiatan ini ditempatkan sebagai metode komplementer untuk mendukung pengelolaan aspek emosional dan perilaku. Penerapannya tetap mengedepankan kolaborasi lintas profesi serta tidak menggantikan pemeriksaan maupun terapi oleh psikolog klinis, psikiater, atau dokter sesuai kewenangannya.
Memperkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Menjawab Tantangan Kesehatan Mental
Keterlibatan Paulus Subiyanto dalam program Mabes Polri menjadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penerapan keilmuan dan kompetensi profesional dosen untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Partisipasi ini sekaligus memperlihatkan luasnya kontribusi bidang keperawatan, yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup pendampingan psikososial, penguatan kesehatan mental, dan peningkatan kualitas hidup individu.
Bagi STIKes Panti Rapih Yogyakarta, kepercayaan dari Mabes Polri menjadi momentum untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, mengembangkan kompetensi dosen, serta memperluas kontribusi institusi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui keterlibatan akademisi dalam program berskala nasional, STIKes Panti Rapih Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan dan keilmuan kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. (hms)
