Yogyakarta – STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Rekoleksi Kepemimpinan Mahasiswa (RKM) 2026/2027 sebagai upaya membangun karakter, integritas, dan soliditas calon pengurus organisasi kemahasiswaan sebelum menjalankan amanah kepemimpinan. Kegiatan bertema “Strength In Unity, Excellence In Leadership” ini berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Wisma Lentera Kasih, Kulon Progo, dan diikuti oleh 28 calon pengurus Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2026/2027.
Rekoleksi kepemimpinan ini menjadi bagian dari komitmen STIKes Panti Rapih dalam mempersiapkan pemimpin mahasiswa yang tidak hanya mampu menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga memiliki karakter melayani, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan selama masa kepengurusan.
BPM dan BEM memiliki peran strategis sebagai representasi aspirasi mahasiswa sekaligus motor penggerak berbagai kegiatan kemahasiswaan. Meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, kedua lembaga tersebut diharapkan mampu berjalan secara sinergis sehingga mampu menciptakan iklim organisasi yang sehat, produktif, dan memberikan dampak positif bagi sivitas akademika.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak merefleksikan kembali motivasi dalam berorganisasi sekaligus memperoleh pembekalan mengenai servant leadership, komunikasi organisasi, kolaborasi tim, penyelesaian konflik secara konstruktif, hingga pengambilan keputusan yang bijaksana. Berbagai sesi refleksi, diskusi, dinamika kelompok, dan pendalaman nilai kepemimpinan menjadi sarana untuk membangun rasa saling percaya serta memperkuat kebersamaan antarcalon pengurus sejak awal masa jabatan.
Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Alumni STIKes Panti Rapih, Siwi Ikaristi Maria Theresia, Ns., MSN., PhD NS., menegaskan bahwa kepemimpinan mahasiswa tidak cukup hanya dibangun melalui pelantikan dan pembagian jabatan, tetapi harus diawali dengan pembentukan karakter serta kesadaran akan makna pelayanan.
“Menjadi pemimpin mahasiswa bukan sekadar menerima amanah struktural, tetapi juga kesiapan untuk melayani, mendengarkan, dan bertanggung jawab terhadap kepentingan bersama. Melalui Rekoleksi Kepemimpinan Mahasiswa ini, kami berharap para pengurus BPM dan BEM memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat, mampu membangun kolaborasi, serta menghadirkan organisasi kemahasiswaan yang berdampak positif bagi seluruh mahasiswa,” ujar Siwi.
Tema “Strength In Unity, Excellence In Leadership” dipilih untuk menegaskan bahwa organisasi mahasiswa yang kuat lahir dari persatuan, saling percaya, dan komitmen bersama dalam mencapai tujuan. Sementara itu, kepemimpinan yang unggul hanya dapat tumbuh apabila dijalankan dengan integritas, kedewasaan, dan semangat melayani.
Melalui Rekoleksi Kepemimpinan Mahasiswa 2026/2027, STIKes Panti Rapih berharap lahir generasi pemimpin mahasiswa yang mampu menjadi teladan, mengedepankan kolaborasi, serta menghadirkan berbagai program kemahasiswaan yang inovatif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi civitas akademika maupun masyarakat. (hms)

