Hasil Uji Kompetensi Nasional Keperawatan 2026, STIKes Panti Rapih Yogyakarta Raih Kelulusan D3 Keperawatan 100 Persen

Yogyakarta – STIKes Panti Rapih Yogyakarta kembali menunjukkan kualitas pendidikan keperawatan yang unggul melalui capaian membanggakan pada Hasil Uji Kompetensi Nasional (UKOM) Keperawatan Tahun 2026. Berdasarkan pengumuman resmi, Program Studi D3 Keperawatan berhasil meraih tingkat kelulusan 100 persen, sedangkan Program Studi Profesi Ners mencatatkan tingkat kelulusan sebesar 91 persen. Prestasi ini sekaligus mempertegas konsistensi STIKes Panti Rapih dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja profesional sebagai tenaga kesehatan.

Capaian tersebut memantapkan rekam jejak positif kualitas STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam penyelenggaraan pendidikan keperawatan. Selama beberapa tahun terakhir, tingkat kelulusan Uji Kompetensi Nasional STIKes Panti Rapih secara konsisten berada di atas 90 persen , mencerminkan kualitas proses pembelajaran, pembimbingan akademik, serta kesiapan mahasiswa menghadapi standar kompetensi nasional yang ditetapkan pemerintah.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan institusi, mulai dari penguatan teori berbasis evidensi, praktik laboratorium dan praktik klinik di rumah sakit jejaring, pendampingan intensif oleh dosen, program try out berbasis Computer Based Test (CBT), hingga evaluasi akademik secara berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dipersiapkan secara komprehensif agar mampu menjawab tantangan praktik keperawatan profesional.

Uji Kompetensi Nasional Keperawatan merupakan tahapan penting yang wajib diikuti oleh lulusan Program Diploma Tiga Keperawatan maupun Program Profesi Ners sebelum memasuki dunia praktik. Uji kompetensi bertujuan mengukur pencapaian kompetensi lulusan, meliputi kemampuan pengetahuan, keterampilan klinis, penalaran profesional, serta sikap dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Selain menjadi indikator mutu lulusan, hasil uji kompetensi juga menjadi dasar penerbitan Sertifikat Kompetensi sebagai salah satu persyaratan dalam proses memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) tenaga kesehatan.

Lebih jauh, Uji Kompetensi Nasional memiliki manfaat strategis bagi berbagai pihak. Bagi mahasiswa, UKOM menjadi bukti bahwa lulusan telah memenuhi standar kompetensi nasional sehingga lebih siap memasuki dunia kerja. Bagi institusi pendidikan, hasil UKOM menjadi instrumen evaluasi untuk terus meningkatkan mutu kurikulum, proses pembelajaran, dan pembinaan mahasiswa. Sementara bagi masyarakat, keberadaan UKOM memberikan jaminan bahwa pelayanan keperawatan diberikan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional, sehingga turut mendukung peningkatan keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.

Keberhasilan 100 persen kelulusan pada Program Studi D3 Keperawatan menunjukkan seluruh peserta berhasil memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan secara nasional. Di sisi lain, capaian 91 persen kelulusan Program Studi Profesi Ners juga menjadi indikator kuat bahwa lulusan STIKes Panti Rapih memiliki kualitas akademik dan profesional yang mampu bersaing di dunia kerja.

Capaian tersebut semakin memperkuat komitmen STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dalam kompetensi, berkarakter, dan berbelarasa sesuai nilai-nilai ICARE (Integrity, Compassion, Assurance, Respect, dan Embrace Innovation). Dengan pengalaman lebih dari delapan dekade dalam pendidikan tenaga kesehatan serta dukungan jejaring praktik di rumah sakit Yayasan Panti Rapih, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan klinis, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Ketua STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pembimbing klinik, serta mitra rumah sakit yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Hasil Uji Kompetensi Nasional Keperawatan Tahun 2026 diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempertahankan budaya akademik yang unggul.

Di tengah perkembangan teknologi kesehatan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam layanan kesehatan, STIKes Panti Rapih Yogyakarta tetap berkomitmen mempersiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki empati, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap pasien. Kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi perawat profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (hms)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email