PKKMB STIKes Panti Rapih Yogyakarta 2026 Bentuk Mahasiswa Tangguh, Lincah, dan Berdampak

YOGYAKARTA – STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 dengan mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter: Tangguh, Lincah, Berdampak untuk Masa Depan.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pra-PKKMB pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru memperoleh penjelasan mengenai berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum mengikuti kegiatan utama. Selanjutnya, PKKMB dilaksanakan pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 secara blended melalui metode ceramah dan penugasan.

PKKMB bertujuan membantu mahasiswa baru agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus, sistem pembelajaran, dan kehidupan akademik di perguruan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang unggul, berkarakter, tangguh menghadapi perubahan, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ketua Panitia PKKMB STIKes Panti Rapih Yogyakarta 2026, Hildagardis Meliyani Erista Nai, S.KM., M.P.H., mengatakan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan kampus, melainkan awal dari proses pembentukan karakter mahasiswa.

“Melalui PKKMB, mahasiswa baru diharapkan mampu mengenal dan beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, sekaligus bertumbuh menjadi pribadi yang tangguh, lincah, berintegritas, dan berani memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pembekalan mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa, kesadaran bela negara, serta empat konsensus dasar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan sistem pendidikan tinggi di Indonesia, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, budaya dan etika akademik, kebebasan akademik, keselamatan dan kesehatan kerja, serta pentingnya menjaga kesehatan lingkungan kampus. Pembekalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari komunitas akademik.

Menjawab perkembangan zaman, PKKMB STIKes Panti Rapih Yogyakarta 2026 turut membahas kehidupan perguruan tinggi di era digital, pengembangan karakter, kesehatan mental, kiat sukses belajar, pengembangan prestasi, serta keterlibatan mahasiswa dalam organisasi dan kegiatan kampus. Materi pencegahan korupsi, penyalahgunaan narkoba, dan kekerasan juga diberikan untuk membangun kesadaran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan berintegritas.

Selain materi nasional, peserta mendapatkan pembekalan muatan lokal yang menjadi kekhasan STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Materi tersebut meliputi semangat Laudato Si’, Gerakan Budaya Cinta Berbelarasa (GBCB), nilai-nilai I-CARE, program promosi kampus, serta kepedulian terhadap kesehatan mental.

Pelaksanaan PKKMB berpedoman pada panduan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Seluruh rangkaian kegiatan mengedepankan prinsip keterbukaan, demokratis, humanis, legalitas, kesetaraan dan nondiskriminasi, inklusivitas dan aksesibilitas, perlindungan dan keamanan, serta edukatif.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian materi dan menyelesaikan penugasan yang diberikan. Evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kehadiran, penampilan, sikap, kedisiplinan, keaktifan, hasil penugasan, serta perkembangan pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test.

Hildagardis menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara edukatif, humanis, inklusif, dan aman agar setiap mahasiswa baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama PKKMB tidak berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus dihidupi dalam proses pembelajaran, pergaulan, organisasi, dan pelayanan kepada sesama,” tambahnya.

Secara keseluruhan, PKKMB STIKes Panti Rapih Yogyakarta 2026 berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus, tetapi juga tumbuh menjadi insan akademik yang kompeten, berkarakter, berbelarasa, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masa depan. (hms)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email