Yogyakarta, 27 Maret 2026 – STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Upacara Angkat Janji bagi mahasiswa keperawatan sebagai tanda kesiapan mereka memasuki praktik klinik di rumah sakit maupun fasilitas layanan kesehatan. Acara ini diikuti oleh 73 mahasiswa, yang terdiri dari 33 mahasiswa program Diploma Tiga Keperawatan dan 40 mahasiswa program Sarjana Keperawatan.
Upacara Angkat Janji menjadi salah satu tahap penting dalam pendidikan keperawatan. Pada momen ini, mahasiswa mengenakan seragam perawat, mengucapkan janji profesi, serta menerima pemasangan kap secara simbolis sebagai tanda kesiapan untuk menjalani praktik sekaligus mengabdikan diri di bidang kesehatan.
Dengan mengangkat tema “Melayani dengan Kasih dalam Semangat I-CARE”, kegiatan ini menanamkan nilai empati, profesionalisme, serta dedikasi kepada para mahasiswa. Mereka juga diajak meneladani Florence Nightingale, tokoh inspiratif yang dikenal sebagai Lady of the Lamp, simbol pelayanan penuh harapan bagi pasien.
Ketua STIKes Panti Rapih Yogyakarta, Yulia Wardani, MAN, menyampaikan bahwa Capping Day merupakan langkah awal mahasiswa dalam memasuki dunia profesi keperawatan. Ia menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan sebagai seorang perawat.
Selain itu, STIKes Panti Rapih terus melakukan inovasi melalui pengembangan kurikulum sejak tahun 2023, termasuk menghadirkan konsep mini hospital di lingkungan kampus untuk memberikan pengalaman praktik yang lebih realistis bagi mahasiswa.
Dalam penutup sambutannya, Ibu Yulia Wardani menegaskan lima nilai utama yang harus dimiliki oleh perawat, yaitu Integrity, Discipline, Agile, Dedication, dan Initiative, sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional serta berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Melalui pelaksanaan Upacara Angkat Janji ini, STIKes Panti Rapih berkomitmen untuk melahirkan perawat yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi “cahaya” bagi pasien serta masyarakat luas. (Amd)

