Dua Lulusan STIKes Panti Rapih Dilepas Menuju Jerman melalui Program G to G

Tangerang, 5 Maret 2026 — Dua lulusan STIKes Panti Rapih dari program Diploma Tiga Keperawatan dan Profesi Ners resmi diberangkatkan ke Jerman melalui program Government to Government (G to G) penempatan tenaga kesehatan oleh pemerintah Indonesia. Prosesi pelepasan berlangsung di Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (5/3/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Terminal 3, Lantai 3 Gedung Parkir Internasional dan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, S.E., S.H., M.H. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membuka peluang kerja internasional bagi tenaga kesehatan Indonesia yang memiliki kompetensi dan kualifikasi global.

Dalam kesempatan tersebut, STIKes Panti Rapih turut hadir memberikan dukungan kepada para lulusan yang akan memulai karier profesionalnya di luar negeri. Wakil Ketua I Bidang Akademik STIKes Panti Rapih, Theresia Tatik Pujiastuti,Ns, M.Kep., Ph.D. hadir mewakili institusi untuk memberikan doa restu serta motivasi kepada para alumni.

Theresia Tatik Pujiastuti,Ns, M.Kep., Ph.D. menyampaikan bahwa keberangkatan dua lulusan ini menjadi kebanggaan bagi STIKes Panti Rapih sekaligus bukti bahwa lulusan institusi mampu bersaing di tingkat internasional.

“STIKes Panti Rapih berharap para lulusan dapat menjalankan tugas dengan profesional, menjaga integritas, serta membawa nama baik Indonesia dan almamater di kancah global. Semoga pengalaman bekerja di Jerman ini menjadi awal dari karier internasional yang membanggakan serta membuka peluang bagi lulusan-lulusan berikutnya,” ujarnya.

Program G to G Indonesia–Jerman sendiri merupakan kerja sama antar pemerintah yang bertujuan menempatkan tenaga kesehatan Indonesia di fasilitas layanan kesehatan di Jerman dengan standar kompetensi dan perlindungan yang jelas.

Keberangkatan dua lulusan STIKes Panti Rapih ini diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi serta berani mengambil peluang kerja di tingkat global. (hms)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email