Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Maria Diva Risaningtyas, mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners, berhasil meraih Juara 2 dalam kompetisi Three Minute Thesis (TMT) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kompetisi ilmiah tingkat nasional yang berlangsung secara daring ini mempertemukan mahasiswa tingkat akhir Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta ditantang mempresentasikan hasil penelitian atau karya ilmiah dalam waktu maksimal tiga menit dengan bahasa yang ringkas, menarik, dan mudah dipahami masyarakat umum.
Dalam kompetisi tersebut, Maria Diva mengangkat karya ilmiah berjudul “Analisis Penerapan Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap Penurunan Tekanan Darah.” Penelitian ini membahas penerapan terapi komplementer berupa pijatan lembut pada punggung untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien stroke dengan hipertensi.
Penelitian yang dilaksanakan di Stroke Unit RS Panti Rapih Yogyakarta tersebut menggunakan pendekatan Evidence-Based Nursing (EBN) melalui studi kasus terhadap dua pasien stroke berusia 63 dan 69 tahun. Intervensi Slow Stroke Back Massage diberikan selama 10 menit setiap hari dalam tiga hari berturut-turut, disertai pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah tindakan.
Hasil pengamatan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua pasien. Pasien pertama mengalami penurunan dari 210/110 mmHg menjadi 182/94 mmHg, sedangkan pasien kedua dari 160/95 mmHg menjadi 140/82 mmHg.
Temuan tersebut menunjukkan potensi Slow Stroke Back Massage sebagai intervensi keperawatan komplementer untuk membantu pengelolaan tekanan darah. Meskipun masih terbatas pada dua pasien, hasil studi kasus ini dapat menjadi dasar pengembangan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan keperawatan.
Melalui kompetisi Three Minute Thesis, Maria Diva tidak hanya dituntut memahami substansi karya ilmiahnya, tetapi juga mampu mengomunikasikan temuan penelitian secara efektif kepada audiens yang lebih luas. Kompetisi ini diawali dengan seleksi video presentasi berdurasi maksimal tiga menit, kemudian dilanjutkan babak final bagi lima peserta terbaik melalui presentasi dan sesi tanya jawab secara daring.
Keberhasilan Maria Diva meraih Juara 2 menjadi bukti kemampuan mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam mengembangkan praktik keperawatan berbasis bukti sekaligus mengomunikasikan hasil penelitian secara ilmiah, singkat, dan mudah dipahami.
Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen STIKes Panti Rapih Yogyakarta dalam mempersiapkan calon tenaga kesehatan yang kompeten, kritis, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap kebutuhan pasien.
Melalui pengembangan kemampuan akademik, penelitian terapan, dan pengalaman praktik klinis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. (hms)
