STIKes Panti Rapih Tingkatkan Kompetensi Pembimbing Klinik melalui Pelatihan Preceptorship dan Mentorship

Yogyakarta – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran klinik terus dilakukan STIKes Panti Rapih Yogyakarta. Melalui Bidang Sumber Belajar, institusi menyelenggarakan Pelatihan Preceptorship dan Mentorship pada 29–30 Juni 2026 secara daring dan dilanjutkan 1 Juli 2026 secara luring. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas dosen STIKes Panti Rapih serta pembimbing klinik dari rumah sakit jejaring di bawah Yayasan Panti Rapih.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendampingan mahasiswa selama menjalani praktik klinik. Di dunia pendidikan keperawatan, pengalaman belajar di lahan praktik merupakan fase penting karena mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kelas, tetapi juga belajar mengambil keputusan, berkomunikasi dengan pasien, serta bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam situasi pelayanan yang sesungguhnya.

Keberhasilan proses tersebut sangat dipengaruhi oleh peran pembimbing klinik. Oleh sebab itu, kemampuan dalam memberikan arahan, supervisi, evaluasi, dan umpan balik yang konstruktif menjadi kompetensi yang perlu terus dikembangkan agar proses pembelajaran berlangsung efektif sekaligus mendukung keselamatan pasien dan pencapaian kompetensi mahasiswa.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai materi yang dirancang sesuai kebutuhan pembimbing klinik masa kini. Topik yang dibahas meliputi konsep dasar bimbingan klinik, metode pembelajaran dan evaluasi klinik, implementasi preceptorship dan mentorship, etik serta aspek legal pembimbing klinik, penerapan nilai caring dalam proses pembelajaran, pendidikan antikorupsi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bentuk implementasi hasil pelatihan di tempat kerja masing-masing.

Untuk memperkaya wawasan peserta, STIKes Panti Rapih menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman luas dalam pendidikan dan praktik keperawatan, yaitu Paulus Subiyanto, M.Kep., Ns., Sp.KMB., Ph.D.; Bernadetta Eka Novianti, S.Kep., Ns., M.M.; Dr. Th. Titin Martina, Ns., M.Kep.; serta Dr. Chatarina Setya Widyasruti, M.Kep., Ns., Sp.Kep.M.B.. Melalui diskusi interaktif dan studi kasus, para peserta diajak memahami berbagai pendekatan pembimbingan klinik yang relevan dengan dinamika pelayanan kesehatan saat ini.

Kepala Bidang Sumber Belajar STIKes Panti Rapih, Fittriya Kristanti, S.Kep., Ns., M.N.Sc., menuturkan bahwa peningkatan kompetensi pembimbing klinik merupakan investasi penting dalam menjaga mutu pendidikan tenaga kesehatan.

“Mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang optimal apabila didampingi oleh pembimbing yang memiliki kompetensi akademik, klinis, dan kemampuan membimbing yang baik. Karena itu, pelatihan ini tidak hanya bertujuan memperbarui pengetahuan peserta, tetapi juga membangun kesamaan persepsi mengenai standar pembelajaran klinik yang berkualitas. Harapannya, mahasiswa mendapatkan proses pendampingan yang lebih terarah sehingga siap memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” jelasnya.

Menurut Fittriya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit merupakan fondasi penting dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Keselarasan metode pembimbingan di setiap lahan praktik akan membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi profesional, pengambilan keputusan klinis, serta sikap etik yang menjadi tuntutan utama profesi tenaga kesehatan.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Preceptorship dan Mentorship ini, STIKes Panti Rapih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan melalui penguatan kapasitas dosen dan pembimbing klinik. Komitmen tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki karakter pelayanan yang sejalan dengan nilai-nilai ICARE, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia. (hms)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email