Sidang Senat Terbuka Dies Natalis XXVIII

Sidang Senat Terbuka Dies Natalis XXVIII

Sabtu, 21 Agustus 2021 STIKes Panti Rapih Yogyakarta menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke XXVIII. Acara ini disiarkan secara live streaming melalui akun Youtube STIKes Panti Rapih dan Zoom. Agenda utama dalam Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke XXVIII adalah Laporan Tahunan yang di sampaikan oleh Ibu Yulia Wardani, Ns.,MAN selaku Ketua STIKes Panti Rapih dan Orasi Ilmiah oleh ibu MI. Ekatrina Wijayanti, NS., MSN dengan judul  Pemberdayaan Masyarakat RT 02 Garongan Aplikasi Pengolahan Jahe Merah Untuk Kesehatan Berbasis Ekonomi Micro.

Dua puluh delapan tahun adalah sebuah usia yang matang dan produktif untuk sebuah perguruan tinggi  dalam berkarya, bertindak mengelola dan menyelenggatarakan tridharma perguruan tinggi untuk melahirkan tenga-tenaga kesehatan yang professional bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Sebagai bagian dari society, seluruh civitas STIKes Panti Rapih juga terus berusaha, beradaptasi terhadap berbagai perubahan yang suka tidak suka, mau tidak mau harus terjadi karena pandemic COVID-19 dan beberapa bulan terkahir ini kita harus masuk pada serangan gelombang kedua virus ini sehingga kita masuk dalam frame PPKM darurat COVID-19. Disruptive and shifting akibat pandemic ini menuntut ketrampilan lebih, yang tidak biasa  kepada kita dalam berdapatsi (adaptation) dan memposisikan kembali (adjustement) berbagai kebijakan dalam pengelolaan tridharma perguruan tinggi. Kita semua yang memiliki “ good adaptation and adjustment skills” adalah yang akan mampu untuk survive dan bertumbuh dalam masa pandemic ini, berubah atau punah.

Visi STIKes Panti Rapih ,” Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi  Kesehatan dengan tata kelola yang berstandar Internasional untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul, humanis, berjiwa mengabdi pada kehidupan, sesuai moral kristiani dan berdaya saing internasional pada tahun 2041” terus menjadi determinasi organisasi dan menuntun segenap civitas akademik untuk bergerak. Dalam mencapai good university governance, tata kelola yang baik merupakan landasan dan dasar yang sangat kuat bagi STIKes Panti Rapih untuk berpijak menuju tahapan yang lebih tinggi sampai tahun 2041. Menapaki tahun terakhir transisi mile stone pertama dalam Rencana Induk Pengembangan STIKes Panti Rapih (2017 – 2021) untuk menuju mile stone kedua (2022 -2026), STIKes Panti Rapih melakukan napak tilas refleksi pertumbuhan dan perkembangan organisasi melaui audit mutu internal pencapaian renstra 1 yang sedang kita lakukan bersama-sama dalam beberapa bulan terkahir. STIKes Panti Rapih dengan berbagai pencapaian di mile stone dalam tema penguatan tata Kelola yang baik memberanikan diri untuk masuk pada tema kedua mile stone pengembangan dua yaitu ASEAN  recognition. Pada fase transisi ini STIKes Panti Rapih sebagai lembaga Pendidikan tinggi kesehatan terus meyakini bahwa akan tetap  mampu  “lompat” masuk ke tangga kedua ini dengan baik, terus beradaptasi,  berbenah  diri  untuk  tetap  memberikan  pelayanan  yang terbaik kepada semua tamu Ilahi yang menjadi tanggung jawab STIKes Panti Rapih. Berbagai adaptasi kebijakan, pengembangan teknologi informasi yang mampu memsupport  pengelolaan tridharma perguruan tinggi, penegeloaan kemahasiswaan, SDM, keuangan, sarana prasarana dan kerjasam telah dilakukan dan disempurnakan dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini

Dalam sambutannya Kepala LLDIKITI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA menyampaikan bahwa perguruan tinggi mempunyai peran yang sangat besar dalam memberikan manfaat dan berinovasi dalam penangan di tengah pandemi covid 19. STIKes Panti Rapih telah mengembangkan pembelajaran di tengah pandemi dengan pengembangan laboratorium virtual dan sarana penunjang pembelajaran video dan multimedia. Penyediaan fasilitas akademik  bantuan kuota penyediaan asrama,penurunan UKT dan pemberian bantuan sembako  pelayanan eksternal dengan menjalin kemitraan  di  tingkat  nasional, regional dan internasional sehingga menghasilkan tenega kesehatan yang unggul dan humanis sesuai dengan moral kristiani dan berdaya saing internasional. (ht)